Perkembangan Janin Di Usia Kehamilan 4 Minggu

Perkembangan Janin Di Usia Kehamilan 4 Minggu

Ketika anda memasuki usia kehamilan 4 minggu, janin yang ada didalam kandungan anda masih sebesar biji wijen. Dimana pada fase ini merupakan fase dimana organ-organ akan mulai terbentuk dan memiliki fungsinya, dan pada masa ini ada baiknya untuk bunda menjaga kesehatan dan makanan serta minuman yang anda konsumsi.

Pada usia 4 minggu ini janin anda memasuki periode embrionik, dimana janin masih memiliki ukuran mikroskopik. Serta perkembangan janin di usia ini masih belum bisa anda rasakan pada bentuk fisik anda, namun pada fase ini kantung ketuban janin anda sudah mulai terbentuk. Ketuban ini memiliki fungsi sebagai rumah bagi calon bayi anda hingga waktu kelahirannya tiba. Selain kantung ketuban, ada juga kantung kuning yang mana turut hadir di usia 4 minggu ini. Kantong kuning ini memiliki fungsi sebagai pemroduksi sel-sel darah merah untuk janin anda.

Selain itu kantong kuning juga bertanggung jawab akan mengantarkan beraneka macam nutrisi hingga terbentuknya plasenda dan siap mengambil alih fungsi kantong kuning ini. Inilah awal mulanya aktivitas dari janin anda hingga 6 minggu kedepan, semua organ ini akan mulai berkembang dan beberapa diantaranya sudah mendaatkan fungsinya.

Pada usia bidanku.com ini anda juga akan membutuhkan alat tespek untuk membuktikan bahwa anda benar-benar hamil, karena pada fase ini tidak semua perempuan dinyatakan positif hamil. Namun perlu anda ingat bahwa untuk mendapatkan tingkat akurasi paling tinggi adalah setelah anda menunggu satu minggu setelah anda mengalami haid.

Anda belum mengalami banyak perubahan pada tubuh anda, namun sebentar lagi anda akan segera merasakan mual di pagi hari dan beberapa gejala yang dialami oleh ibu hamil. Dan mual tersebut anda alami akibat progesteron anda meningkat, sehingga membuat asam lambung anda menjadi terpacu dan naik.

Setelah anda mendapatkan konfirmasi bahwa diri anda positif hamil, untuk anda yang merokok dan mengkonsumsi alkohol ada baiknya anda segera menghentikan kebiasaan buruk tersebut. Selain itu anda juga perlu menghindari makanan seperti keju yang tidak di pasteruisasi, termasuk juga daging-dagingan dan telur mentah guna untuk menghindari masuknya bakteri e coli dan salmonela.

Author: editor